Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya

C
Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya

Daun Pepaya ternyata dapat digunakan sebagai pestisida nabati yang dapat membasmi hama tanaman. Pelajari cara membuat pestisida daun pepaya pada artikel ini.

Daun pepaya (Carica papaya) telah lama dikonsumsi oleh bangsa Indonesia untuk berbagai keperluan, diantaranya untuk melunakkan daging, sebagai obat tradisional, maupun sebagai sayuran yang dimasak pada berbagai makanan khas Indonesia.

Selain untuk keperluan konsumsi maupun pengobatan tradisonal, ternyata daun pepaya juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat pestisida nabati, yang ampuh untuk membasmi beberapa jenis hama perusak tanaman.

Kandungan daun pepaya

Setelah diteliti secara ilmiah Daun pepaya (Carica papaya) memiliki berbagai macam kandungan zat yang bermanfaat, antara lain yaitu :

  • Kandungan gizi : vitamin A 18250 SI , vitamin B1 0,15 mg, vitamin C 140 mg, kalori 79 kal, protein 8,0 gram, lemak 2 gram, hidrat Arang 11,9 gram, kalsium 353 mg, fosfor 63 mg, zat besi 0,8 mg, air 75,4 gram.
  • Enzim : papain.
  • Zat lain yang dapat digunakan sebagai antibiotik : karpain, kautsyuk, dan karposit

Papain yang banyak terdapat pada getah dan daun pepaya, selain dapat digunakan untuk melunakkan daging, ternyata dapat digunakan sebagai pestisida nabati yang ampuh untuk membasmi beberapa jenis hama tanaman.

Cara Pembuatan Pestisida Daun Pepaya

Membuat pestisida daun pepaya tidak sulit, bahan-bahannya juga dapat ditemukan atau dibeli dengan mudah, yaitu :

  1. Daun pepaya, 1 kg,
  2. Minyak tanah 100 ml,
  3. Sabun detergen 30 mg.

Cara pembuatannya setelah bahan-bahan tadi terkumpul adalah sebagai berikut :

  1. Haluskan daun pepaya, bisa ditumbuk atau menggunakan gilingan, semakin lembut atau halus semakin baik.
  2. Campurkan daun pepaya yang sudah halus dengan 10 liter air bersih.
  3. Tambahkan minyak tanah dan detergan ke dalam air daun pepaya, kemudian aduk sampai rata dan tercampur dengan sempurna.
  4. Setelah bahan-bahan bercampur dengan sempurna, saring dengan saringan halus atau kain saring.
  5. Kemudian larutan daun pepaya yang sudah disaring disimpan selama 24 jam, pada botol kaca yang tertutup.

Setelah 24 jam pestisida daun pepaya sudah siap untuk digunakan, seperti pestisida nabati lainnya, pestisida dari larutan daun pepaya ini tidak kuat jika disimpan lama, maka sebaiknya segera digunakan setelah selesai dibuat.

Baca juga: Cara membuat Pestisida Alami dari Bawang Putih

Cara Penggunaan Pestisida

Pestisida alami dari daun pepaya sangat efektif bila digunakan untuk membasmi hama tanaman dari jenis ulat dan hewan yang menghisap getah tanaman.

Papain yang terdapat pada daun pepaya akan membunuh ulat yang memiliki tubuh dari daging lunak, serta membuat kutu maupun hama lain yang suka memakan getah tanaman, menjadi tidak berselera untuk memakan getah tanaman yang sudah disemprot dengan pestisida alami ini

Sebelum digunakan larutan daun pepaya yang sudah jadi perlu diencerkan lagi dengan perbandingan 100 ml larutan dicampur dengan 2 liter air dan diaduk sampai rata, kemudian cukup disemprotkan pada bagian tanaman yang diserang hama, selain itu usahakan saat menyemprot agar pestisida mengenai langsung hama yang berada pada tanaman tersebut. Ulangi penyemprotan dalam jarak sekitar 5 -7 hari sampai hama menghilang.

Kekurangan dan Kelebihan Pestisida Daun Pepaya

Bila dibandingkan dengan pestisida sintetis dari bahan kimia, pestisida daun pepaya memiliki kelebihan antara lain :

  • Ekonomis, harga daun pepaya bahan dasar pembuat pestisida ini lebih murah dari pestisida kimia.
  • Ramah lingkungan. Seperti pestisida alami lainnya, pestisida dari ekstrak daun pepaya cepat terurai sehingga tidak mencemari lingkungan.
  • Aman, tidak berpotensi meracuni manusia maupun hewan ternak.
  • Tidak menimbulkan resistensi pada hama (membuat hama menjadi kebal terhadap pestisida).

Sedangkan kekurangannya antara lain :

  • Tidak dapat disimpan lama, seperti pestisida alami lain pembasmi hama dari daun pepaya tidak dapat bertahan lama, sehingga harus segera digunakan setelah dibuat.
  • Kurang praktis, karena sifatnya yang cepat rusak dan tidak bisa disimpan lama, sehingga setiap akan digunakan perlu membuat pestisida baru.

Demikianlah cara membuat pestisida nabati dari daun pepaya

Tentang Penulis

Urban Pest ID

Hewan pengganggu yang kita sebut "hama" hadir karena ulah manusia. Jauh sebelum ekspansi manusia mereka bagian dari ekosistem. Mari bijak menyikapi hama dengan saling berbagi informasi!

Tambah Komentar

Let's Plant a Tree

Urban Pest ID

Hewan pengganggu yang kita sebut "hama" hadir karena ulah manusia. Jauh sebelum ekspansi manusia mereka bagian dari ekosistem. Mari bijak menyikapi hama dengan saling berbagi informasi!

Get in touch

Sekarang kita ada dalam revolusi teknologi. Bahkan saat ini tren memberikan kasih sayang, dan perhatian sudah bergeser tidak lewat ekspresi melainkan lewat ujung jari. Lewat like, double tab, dan juga subscribe