Hampir setiap para pemilik rumah mencari berbagai macam cara untuk menangkap tikus yang bersarang di rumah mereka. Salah satu metode yang kerap digunakan adalah dengan memasang perangkap tikus.
Setidaknya, ada 2 jenis jebakan tikus yang dijual dipasaran, yaitu live trap atau perangkap hidup, dan death trap atau perangkap mati.
Sebelum melangkah lebih lanjut, apa yang dimaksud dengan death trap dan live trap? Mana yang paling efektif digunakan untuk menjebak tikus dan membuatnya tidak datang lagi? Berikut rangkuman singkatnya untuk Anda.
Apabila Anda enggan untuk membunuh tikus, maka jebakan jenis ini dapat menjadi investasi terbaik dalam menangkap hewan pengerat tersebut.
Sesuai dengan namanya, jebakan ini memang tidak difungsikan untuk membunuh tikus,. Melainkan hanya mengurungnya di dalam sebuah jebakan yang nantinya Anda sendirilah yang harus melepaskannya di luar area rumah.
Bahan nya yang ringan, ramah lingkungan, dan umumnya dapat digunakan berulang kali adalah beberapa kelebihan yang ditawarkan dari live trap ini.
Kekurangan dari jenis perangkap yang satu ini adalah, selain Anda sendiri yang harus melepaskan tikus-tikus tersebut. Besar kemungkinan tikus yang telah Anda lepaskan untuk datang kembali ke kediaman Anda atau mengganggu di lingkungan yang lain.
Makaa dari itu, pertimbangkan kembali untuk menggunakan tipe perangkap tikus yang satu ini.
Death trap adalah jebakan yang sengaja diciptakan untuk membunuh hewan pengerat secara langsung. Tikus akan mengalami proses kematian yang menyakitkan, seperti dehidrasi, pendarahan dalam, patah tulang, ataupun dimangsa oleh predator.
Walaupun jebakan ini terbilang ekstrim serta menimbulkan banyak pro dan kontra dikalangan pecinta hewan. Namun, faktanya jebakan jenis ini adalah perangkap tikus terbaik yang sangat efektif untuk membasmi hewan pengerat dari kediaman Anda.
Sebagai catatan dalam pengendalian hama terpadu (PHT), saat populasi hama terlalu banyak perlu metode yang tepat untuk mengurangi populasi hama secara signifikan. Penggunaan death trap adalah salah satu solusinya.
Apa yang menjadi kelebihan death trap ini?
Adapun kekurangan dari death trap, yaitu
Jika Anda ingin menangkap dan membasmi hewan pengerat secara langsung. Maka death trap adalah jebakan yang dapat Anda letakkan di beberapa sudut ruangan dalam rumah.
Death trap memiliki tiga macam bentuk, yaitu glue trap, snap trap, dan electronic trap yang masing-masing memiliki keunggulannya tersendiri. Ketiganya dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Glue trap atau lem tikus adalah jebakan yang banyak diperjual belikan dan menjadi salah satu jebakan andalan para pemilik rumah yang memiliki masalah dengan tikus.
Saat tikus masuk ke dalam lem tikus yang memiliki daya rekat tinggi, mereka akan sulit untuk melepaskan diri dan mati secara perlahan akibat kelaparan dan dehidrasi.
Sayangnya, jebakan satu kali pakai ini tidak dapat digunakan pada area luar rumah, mengingat daya rekat lem akan menurun apabila terpapar sinar matahari, air hujan, dan debu.
Selain lem tikus, snap trap adalah jebakan tikus lainnya yang populer dan ampuh untuk menangkap tikus yang bersarang di kediaman Anda.
Tak seperti glue trap yang membuat tikus mati secara perlahan dan hanya sekali pakai, jebakan yang satu ini akan langsung membunuh tikus tepat saat ia masuk ke dalam perangkap.
Perangkap yang dapat digunakan berulang kali ini akan lebih efektif, apabila Anda meletakkan makanan sebagai umpan untuk menarik keluar tikus-tikus dari tempat persembunyiannya.
Baca juga: Cara Membuat Racun Tikus Alami Yang Mematikan
Jenis perangkap mati yang terakhir adalah electronic trap. Jebakan modern ini bekerja dengan memikat para tikus untuk masuk ke dalam area tertentu, kemudian mengirimkan sengatan listrik yang cepat dan fatal yang menyebabkan kematian.
Beberapa electronic trap bahkan dapat mengirimkan sinyal, apabila ada tikus yang berhasil terjebak.
Adanya fitur canggih di atas tentu akan menguntungkan Anda sebagai pemilik rumah
Demikianlah jenis perangkap tikus yang banyak beredar di pasaran. Jika setelah menggunkan perangkap tikus, tetapi tikus sering lolos. Mungkin ada yang keliru, simak penjelasannya dalam artikel berikut. Tikus Sering Lolos dari Jebakan? Perhatikan 5 Hal Berikut Saat Memasang Perangkap Tikus
Di Bali, ada 3 jenis ular berwarna hijau dan hanya satu jenis yang berbahaya bagi…
Masih bingung cara mengusir lebah di tempat-tempat tertentu? Meskipun lebah tidak seberapa bahaya, beberapa orang…
Madu yang saat ini dijual di pasaran, pada umumnya diproduksi oleh beberapa jenis lebah. Dari…
Keberadaan serangga yang identik menyukai makanan manis ini sering membuat khawatir apalagi jika jenis semut…
Berdasarkan pengalaman mengunakan aplikasi PLN Mobile untuk tambah daya tarif rumah tangga pada akhit tahun…
Si serangga kecil nan imut ini sering kali membuat kamu kesal karena kehadirannya. Bagaimana tidak…
This website uses cookies.