Let's Plant a Tree

Buat SIM C tanpa Calo di Masa Pandemi

B

Setiap pengendara wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ketika mengendarai kendaraan di jalan raya. Hal tersebut sudah terkutip di dalam aturan (Pasal 3 PP No. 80 Tahun 2012). SIM dan STNK memiliki masa berlaku, terutama SIM musti diperpanjang selama 5 tahun sekali. Tepat awal tahun 2020 SIM C (SIM untuk sepeda motor) saya sudah kadaluarsa atau mati, jadi musti diperpanjang. Tetapi karena disibukkan dengan pekerjaan, saya menunda hingga pandemi korona tiba pun saya belum memperpanjang SIM C.

Pengalaman Pembuatan SIM C Baru

Hingga akhir bulan Juli saya memutuskan untuk mengurus SIM C, karena saya pikir surat ini akan sangat berguna dan penting kedepannya, apalagi bagi saya yang akan sering mobile dijalanan. Tetapi bukannya memperpanjang lagi, tapi membuat yang baru karena sudah telat 6 bulan sejak SIM C saya kadaluarsa, jadi walau telat sehari dari masa berlaku SIM, kita musti membuat yang baru. Maka dari itu diusahakan untuk mengurus SIM maksimal satu hari sebelum masa aktifnya mati atau kadaluarsa.

Saya mengurus SIM C di salah satu instansi kantor Polisi di kota Denpasar. Sebelum itu, saya mencari informasi terkait dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk mengurus pembuatan SIM yang baru atau memperpanjang SIM C, karena saya bertekad untuk mengurus SIM C ini, tidak akan menggunakan calo. Jadi hal yang diperlukan untuk mengurus SIM C adalah:

Persayaratan Dokumen Buat SIM C

1. Surat Keterangan Sehat yang bisa didapatkan dimanapun (Puskesmas atau Rumah sakit atau di tempat praktik dokter umum) biayanya sebesar 25 ribu

2. Surat Keterangan terkait psikologis kita yang didapatkan di Psikiater yang biayanya sebesar 90 ribu

3. Foto copy E-KTP

Surat Keterangan Sehat
Surat Keterangan Psikologi dari Psikiater
Foto copy E-KTP

Dari ketiga dokumen tersebut, mencari surat keterangan psikiaterlah yang membebani secara pembiayaan. Setelah dokumen sudah lengkap, lalu ketempat pendaftaran sekitar jam 8 pagi. Disana dijaga oleh dua orang polisi, mereka akan memintai pemohon SIM terkait dokumen-dokumen syarat. Tak sedikit juga pemohon yang tidak mengetahui syarat dalam mengurus SIM, sehingga mereka bernegosiasi dengan penjaga untuk mempermudah pengurusan SIM. Bagi mereka yang ingin mudah dan tidak ribet maka akan menggunakan calo untuk mengurusnya. Tetapi bagi yang idealis dan mengikuti aturan maka mereka akan bersungguh sungguh untuk mengumpulkan dokumen-dokumen syarat, banyak juga masyarakat yang melakukan dan mengurus sendiri pembuatan SIM mereka.

Proses Pembuatan SIM C

Loket Penyerahan Berkas Administrasi
Area Menunggu Setelah Penyerahan Berkas Administrasi
Area Menunggu Setelah Penyerahan Berkas Administrasi

Setelah itu saya mendapatkan formulir yang musti dilengkapi dan mendapatkan nomor antrian. Setelah mengantri selama kurang lebih 30 menit, selanjutnya masuk kedalam ruangan registrasi. Kami dipanggil sebanyak 10 orang kedalam. Sebelum masuk ke ruangan registrasi, kami memenuhi protokol Kesehatan dari pemerintah seperti menggunakan masker, menjaga jarak,mencuci tangan, dan diukur suhu tubuh menggunakan thermo gun. Setelah itu kami masuk dan mengantri di dalam ruang registrasi.

Antrian Menuju Ruang Registrasi, Pembayaran, dan Ruang Tes

Setelah menunggu kurang lebih 5 menit akhirnya dipanggil, lalu diarahkan ke pembayaran, namun bagi pembuatan SIM baru pembayaran dilakukan setelah mengikuti tes teori. Setelah itu masuk keruangan pendataan dengan meletakkan dokumen-dokumen dari ruangan registrasi. Setelah menunggu kurang lebih 10 menit nama saya dipanggil, tetapi saya disuru balik Kembali ke ruang registrasi untuk meminta nomor registrasi. Seteleh itu Kembali keruangan pendataan. Diruang pendataan ada sekitar 4-5 penjaga yang akan memverifikasi dan menanyakan data diri kita. Setelah semua terverifikasi, saya diarahkan menuju ruang foto dan sidik jari dengan membawa dokumen dokumen tadi.

Ruang Sinkronisasi Berkas Administrasi Secara Online

Di ruang foto saya mengantri selama kurang lebih 5 menit dan akhirnya setelah sidik jari dan foto saya diambil, saya diarahkan di ruang tes teori. Jadi teman teman yang baru membuat SIM akan mengikuti tes teori. Tes teori menggunakan sistem seperti E-learning, yaitu menggunakan komputer. Saya menuju ruangan untuk tes teori dengan membawa dokumen, disana saya diarahkan dan diberitau cara menjawabnya. Dari 30 soal usahakan hanya boleh salah maksimal 9, jika lebih dari itu maka akan mengulang lagi setelah 7 hari dari masa tes alias remedi. Bersyukur saya hanya salah 3 dari 30 soal selama kurang lebih 15 menit menjawab soal.

Ruang Pengambilan Sidik Jari dan Foto

Awalnya saya gerogi menjawab soal-soal yang ditampilkan dilayar monitor komputer. Ternyata jenis soalnya adalah, kita akan disuguhkan sebuah pernyataan yang benar, lalu diberikan ilustrasi pengendara yang berkendara di jalan raya, kita musti menyambungkan apakah ilustrasi yang diberikan benar dan sesuai dengan pernyataan benar yang diberikan. Syukurnya setelah 5 soal berlalu saya paham maksud tesnya, dan ternyata hasilnya tidak mengecewakan.

Hasil Tes Teori Mencari SIM C

Setelah lulus dari tes teori, saya diarahkan ke ruang tes praktik. Disana musti melengkapi formulir juga. Tapi syukurnya penjaga di ruang tes praktik memberikan kelonggaran dengan melewati tes praktik bagi saya dan pemohon yang lain, hal ini juga saya dapatkan ketika pertama kali saya membuat SIM ketika umur saya 17 tahun. Karena diberikan kelonggaran tersebut lalu saya diarahkan untuk membayar biaya pembuatan SIM C baru sebesar 100 ribu, jika perpanjang SIM harganya hanya 75 ribu.

Daftar Harga Masing-masing SIM

Setelah selesai membayar, saya diarahkan ke ruang cetak, tepat pada pukul 12.00 Wita, sudah selesai mengurus pembuatan SIM C baru. Dahulu SIM akan mati disaat hari kelahiran kita, tetapi sekarang SIM kita akan mati/habis masa aktifnya disaat bulan apa kita mengurus SIM selama 5 tahun kedepan.

SIM C Baru
Perbedaan SIM C Baru dengan SIM C Lama

Jadi secara pembiayaan, hanya menghabiskan sebesar 215 ribu , dengan rincian Cetak SIM C, surat keterangan sehat dari dokter, dan surat psikologis dari psikiater (100 ribu+25 ribu+90 ribu). Lebih murah memang dibandingkan menggunakan calo, tetapi kita musti menyiapkan waktu selama setengah hari untuk mengurusnya dan lebih intens mencari infornasi terkait dokumen persyaratannya, ditambah lagi untuk bersabar dalam menjalani proses nya. Satu hal lagi, jika kita ke instansi seperti intansi kepolisian atau keimigrasian atau instansi perkantoran, disarankan untuk memakai celana Panjang, baju berkerah dan sepatu, hal ini terkait dengan etika kita dalam berpakaian ketika berada disuatu instansi formal. Saya merasa bangga dapat mengurus SIM C saya sendiri tanpa menggunakan calo, karena calo-calo itu ada juga karena kita yang memberikan peluang kepada mereka. Seperti pada slogan dibawah ini yang saya ambil di tempat saya mengurus SIM C baru.

Slogan di Tempat Pengurusan Pembuatan SIM

Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat memberikan informasi terkait dengan mengurus dokumen administrasi seperti SIM, jadi ada gambaran dan apa-apa saja yang perlu dipersiapkan. Tulisan ini juga bukan bermaksud menjatuhkan suatu instansi pemerintahan, murni untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dalam pengurusan administrasi yang sudah dimudahkan tanpa berbelit-belit,dan murni terkait opini dan fakta yang dialami oleh penulis. Mohon maaf untuk dokumentasi beberapa saya samarkan untuk keamanan dan kenyamanan dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan tulisan ini, Terimakasih.

Tentang Penulis

Putri Ariyanti

Ibu rumah tangga merangkap guru keliling area Denpasar dan sekitar.

Tambah Komentar

Let's Plant a Tree

Putri Ariyanti

Ibu rumah tangga merangkap guru keliling area Denpasar dan sekitar.

Get in touch

Sekarang kita ada dalam revolusi teknologi. Bahkan saat ini tren memberikan kasih sayang, dan perhatian sudah bergeser tidak lewat ekspresi melainkan lewat ujung jari. Lewat like, double tab, dan juga subscribe